Jajan di jajanan jalanan sepertinya
sudah menjadi trend anak sejak dulu. Walaupun sudah diberi bekal dari rumah,
si Kecil kadang membeli jajanan jalanan terbawa dan tersugesti dari
teman-teman. Untuk hal yang satu ini ada baiknya orangtua memberi perhatian
extra budaya jajan tak sehat tersebut.
Tiada bekal apalagi
akan menjadi alasan utama anak yang merasa kelaparan di sekolah. Pola hidup
orangtua akan mempengaruhi kebiasaan si Kecil. Contoh: Orangtua yang tidak
menyiapkan bekal karena terburu-terburu serta ketergesaan lagin di pagi hari.
Orangtua harus lebih arif dan bijaksana dalam mengelola makanan anak sehingga
jajan di luar rumah dapat dikesampingkan. Bila hendak jajan, setidaknya
pilihlah penganan yang layak harga, ada jaminan higienisnya, bahkan lebih
baik lagi menyiapkannya di rumah.
Bahaya kandungan jajanan jalanan antara lain:
Air mentah, beberapa penjual
minuman segar seperti dawet, cendol, sirup dsb tak semuanya menggunakan air
matang untuk dagangannya. Hal ini karena harga bahan bakar yang tinggi
yang tidak menutup untuk harga penjualan. Padahal ini sangat bahaya, minimal
diare dapat menyerang si Kecil.
Pemanis dan pewarna
buatan, jelly dan permen-permen ataupun kue-kue kecil yang djajakan di
lingkungan sekolah tak layak bagi kesehatan. Gula dan pewarna buatan memiliki
harga yang cukup jauh dengan gula alami. Padahal jika dikonsumsi dalam waktu
yang lama, para ahli menyatakan dapat mengganggu sirkulasi darah, hiperaktif,
kanker hingga gangguan mental.
Bahan narkoba, belakangan ini ada
kasus yang menyatakan seorang penjaja makananyang menawarkan perme yang
dibubuhi narkoba. Si Kecil bisa kecanduan dan menjadi budak narkoba dalam
masa depannya.
Kemasan Plastik, hamper semua bahan
makanan anak-anak di sekolah dikemas dalam plastik. Pembungkus gorengan,
pembungkus es, dll. Padahal tidak semua plastik ramah lingkungan dan aman
bagi kesehatan. Bahan plastik yang terbuat dari campuran bahan kimia ini bisa
memberikan andil penyakit kemudian hari.
Trik mengantisipasi
budaya jajan jalanan:
1. Beri pengertian kepada anak tentang
bahaya jajanan di luar rumah
2. Jadwalkan waktu yang regular agar anak
bisa sarapan di rumah.
3. Jika memungkinkan, beri anak bekal makanan
dan minuman dari rumah untuk mengantisipasi rasa lapar si Kecil.
4. Meberi uang jajan tidak berlebihan dan
mensugesti untuk menabung.
|
Senin, 23 April 2012
Bahaya Jajanan Anak
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar